Kamis, 29 Januari 2009

Mengetahui Sifat dan Karakter Kelinci

| Kamis, 29 Januari 2009 | 8 komentar

Sifat dan karakter kelinci dapat dikenali semua dari gerakan hidung, telinga, mata, pola makan, cara menggali, meloncat, cara bersuara, suaranya, membuat tanda, dan komunikasi visualnya. Gambaran singkat sifat dan karakter kelinci yang hidup di alam bebas sebagai berikut :
1. Gerakan hidung yang dilakukan untuk mendeteksi adanya makhluk lain disekitarnya. Caranya adalah menggerak-gerakkan hidungnya dan menghirup udara ke arah atas. Dalam keadaan tidur pun kelinci melakukan gerakan ini agar terhindar dari bahaya.
2. Gerakan telinga. Ada dua alasan kelinci menggerakkan telinganya. Pertama, untuk mengikuti adanya gelombang suara yang dikumpulkan dan mendeteksi bahaya disekitarnya. Kedua, sebagai pengatur suhu tubuh karena cuaca yang panas atau dingin. Hanya kelinci jenis lop yang tidak bisa melakukan gerakan telinga ini secara sempurna.
3. Mata yang menonjol. Posisi dan ukuran kedua matanya terlihat. Sebenarnya kelinci tidak bisa melihat langsung ke arah objek di depannya, tetapi indera penglihatannya ini bekerja sama dengan indera penciuman dan pendengarannya. Melalui kerja sama ini, kelinci bisa mendeteksi bahaya yang datang dengan akurat.
4. Pola makan. Di luar kandang, dalam keadaan tidur dan makan pun, kelinci selalu siaga mendeteksi adanya bahaya yang mengancam dirinya. Jadi, saat makan, kita bisa melihat kelinci maenaikkan kepalanya berulang kali dan melihat sekitarnya. Anne McBride, seorang pengamat tingkah laku binatang, menggambarkan tiga pola makan kelinci. Pertama, pola kasual, yakni kelinci biasa makan di daerah yang aman dan dalam keadaan rileks, seperti dikandang dalam tanah. Kedua, pola lahap, yakni kelinci makan dengan cara secepat mungkin. Ini menandakan bahwa bahaya ada disekitarnya atau ada cuaca buruk. Pola ketiga adalah pola normal, yakni kelinci bisa makan tanpa gangguanapa pun dan dimana pun. Jadi tidak hanya makan di dalam kandangnya.
5. Kandang didalam tanah sebagai tempat berlindung, tidur, dan berkembang biak. Biasanya, kelinci jantan sering membuang kotorannya disekitar kandang, ini untuk memberikan tanda bahwa daerah sekitar kandang merupakan wilayah teritorialnya.
6. Meloncat biasanya dilakukan kelinci saat berlari menghindari predator. Di luar negeri, ada semacam kursus yang membagi kelinci dalam dua kategori, yakni kelinci ketangkasan dan kelinci lompatan. Jika dilatih, kelinci bisda mengikuti perintah manusia seperti anjing atau kucing. Saat melompat, ternyata kelinci bisa berdiri tegak di udara atau bahkan melompat sambil memutar badannya dengan cepat.
7. Vokal. Kelinci jarang sekali menggerakkan giginya untuk menimbulkan suara. Namun, kadang-kadang kelinci bersuara mendengaung, “klik” pelan, atau mengeratkan giginya. Suara yang agresif muncul saat mendengkur dan menggeram. Jika merasa sakit atau katakutan, kelinci akan menggerakkan giginya dengan suara yang nyaring seperti berteriak. Suara ini juga berguna untuk mengejutkan predator yang memburunya dan memberikan tanda kepada teman-temannya bahwa ada bahaya disekitarnya.
8. Membuat tanda. Kelinci biasa menandai wilayah teritorialnya menggunakan kotoran dan urinenya.
9. Komunikasi visual. McBride membagi tiga pola komunikasivisual kelinci, yakni kelinci yang tenang, kelinci submisif, dan kelinci yang ketakutan. Kelinci yang tenang biasanya akan bertindak tenang dan berbaring. Ia terlihat santai seolah-olah tidak ada gangguan sama sekali. Kelinci submisif biasanya akan menangkup atau berbaring disuatu tempat, tetapi matanya terlihat tegang. Sementara itu, kelinci yang ketakutan matanya seperti melotot, kepala bergerak kasegala arah, dan telinga diturunkan agar tidak terlihat oleh predator. Jika bertemu dengan benda atau hal yang tidak disukai, kelinci akan menggeleng-gelengkan kepalanya {bedakan dengan kelinci yang terus-menerus menggelengkan kepalanya, itu berarti kelinci sedang sakit!} kelinci berlari, melompat, dan menjatuhkan badannya sekuat tenaga hingga menimbulkan suara untuk memberikan tanda kepada teman-temannya bahwa ada bahaya yang mengancam dan meminta mereka cepat berlindung.

8 komentar:

Anonim mengatakan...

:)) ;)) =))

Anonim mengatakan...

:)) ;))

Anonim mengatakan...

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( =))

Anonim mengatakan...

Nih yg comment pada stres yaaa

Anonim mengatakan...

Klo klinci hias gmn om

kelinci mengatakan...

Very useful article.
Thanks

Anonim mengatakan...

kelinci aku dia suka kabur terus dan nyundul kepalanya ke atap kandang . tandanya apaaa ?

Anonim mengatakan...

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( =))

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( =))

Poskan Komentar

kita dapat berubah asalkan kita mau berubah

 
© Copyright 2010. yourblogname.com . All rights reserved | yourblogname.com is proudly powered by Blogger.com | Template by o-om.com - zoomtemplate.com